^_Niat_^

Memang sulit mengompakkan antara niat sebagai produk batin dengan tindakan sebagai produk lahir. Niat tidak bisa dilihat bentuknya seperti apa: lonjong, bulat, atau kotak, sedangkan tindakan jelas-jelas tampak. Tindakan bisa mendadak berubah ketika niat juga berubah. Dengan demikian harga sebuag tindakan sangat ditentukan oleh niat yang mendasarinya."Sesungguhnya segala sesuatu bergantung pada niatnya".
Inilah barangkali latar belakang Allah menciptakan manusia dari dua unsur yang berbeda. Ruh kita yang berasal dari unsur samawi (langit) sengaja diciptakan dengan tidak tampak, sementara jasad kita yang berasal dari unsur bumi diciptakan secara kasat mata. Ini kelihatannya sebagai idiom bagi kita untuk membuat logika bahwa sesuatu yang tampak itu bersifat fana sementara yang tidak tampak bersifat abadi. Niat dan semua yang menyertainya (tekad, rasa cinta, pahala, dosa) akan tampak kelak pada waktunya; yakni di alam akhirat. Sementara pada saat yang sama tindakan dan semua perangkatnya (pembunuhan, uang, jabatan, harta) justru tak berwujud. Mereka telah menjelma menjadi dosa atau pahala yang ketika pelakunya masih hidup tentu saja tidak melihatnya.
Maka orang yang selalu bermuraqabatullah (merasa dibawah pengawasan Allah) adalah orang yang berupaya keras menyelaraskan antara niatnya dan tindakannya. Ia percaya bahwa jasadnya yang berasal dari tanah pada hakikatnya tidak lebih dari sekedar sarana bagi ruhnya untuk menghamba kepada yang MAha Mengetahui. (sbr: Annida)

Note: catatan awal tahun 2004. Mari kita bersama memperbaiki niat dan tindakan semata karena cinta kita kepada-Nya


0 comments: